Adapun beberapa persyaratan yang pada umumnya berlaku untuk pinjaman jaminan sertifikat harus melengkapi beberapa Dokumen, Jika akan meminjam dana, pasti lembaga finance membutuhkan beberapa dokumen, dokumen ini juga dijadikan penilaian oleh lembaga finance, seberapa serius Kamu mengajukan pinjaman.

Beberapa dokumen yang diharuskan untuk Kamu serahkan adalah Fotocopy KTP calon peminjam, Fotocopy KK, Bila pinjaman yang diajukan lebih dari 50 juta, maka lembaga BFI finance akan meminta fotocopy NPWP yang Kamu miliki, Slip gaji asli, Surat keterangan pegawai asli, dan disahkan oleh pemimpin, Fotocopy rekening tabungan untuk 3 bulan terakhir, Sertifikat rumah yang Kamu jadikan agunan.

pinjaman jaminan sertifikat
pinjaman jaminan sertifikat

Tips menggunakan uang hasil pinjaman, Seringkali kita memang gelap mata dalam, menggunakan uang hasil pinjaman jaminan sertifikat, karena jumlahnya banyak serta mendapatkannya pun tidak susah, bila sudah begini uang yang sudah kita pinjam akan habis sia-sia padahal kebutuhan yang semestinya kita penuhi, malah belum terpenuhi.

Beberapa tips agar bijaksana menggunakan uang hasil pinjaman adalah, Catat baik-baik untuk apa uang ini Kamu pinjam, Bila uang tersebut untuk membayar hutang, segeralah membayarkan hutang, Bila uang tersebut digunakan untuk mengembangkan usaha, segera gunakan untuk kebutuhan usaha, Ingat-ingatlah bahwa Kamu sudah memiliki beban untuk mengangsur setiap bulannya.

Apabila uang tersebut memang digunakan untuk membeli handphone, atau laptop dan yang lainnya, pilihlah produk yang memang sesuai dengan banyaknya uang yang Kamu pegang. Dalam mencari pinjaman jaminan sertifikat kamu harus mengenal kredit macet, Sebenarnya apa itu kredit macet, Kredit macet sendiri adalah kondisi dimana Kamu tidak mampu membayar cicilan bunga, cicilan pokok, tepat waktu.

Bila terjadi kredit macet, lembaga BFI finance akan bertindak tegas, tergantung banyaknya kredit macet. Kredit macet ini juga bisa menjadikan nama Kamu kurang baik di mata lembaga pinjaman uang. Dengan kata lain, bila Kamu menjadikan sertifikat rumah Kamu sebagai agunan.

Otomatis pihak lembaga BFI finance akan langsung menyita rumah Kamu bila Kamu dilihat sudah tidak mampu lagi menyelesaikan hutang Kamu. Di sinilah Kamu harus lebih berhati-hati, jangan sampai Kamu kehilangan rumah, serta menorehkan tinta hitam pada dunia lembaga pinjaman uang.